Header Ads

Analisa Fundamental PT. Waskita Karya (Persero), Tbk.


Bali Mandara Toll Road, Bali.
Kali ini artikel Analisa Fundamental kembali lagi. Setelah sebelumnya membahas Analisa Fundamental KBLI yang merupakan produsen kabel yang saat ini menjadi salah satu perusahaan penopang pembangunan di bidang perlistrikan. Perusahaan yang akan dibahas saat ini juga menjadi penopang pembangunan yang sedang gencar dilakukan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. Perusahaan tersebut yaitu perusahaan BUMN, PT. Waskita Karya (Persero), Tbk. (WSKT), yang bergerak di bidang konstruksi bangunan.

Pada artikel kali ini kita akan membahas analisa fundamental WSKT sehingga kita bisa lihat apakah WSKT ini layak untuk dimasukkan ke dalam portofolio atau tidak. Namun informasi yang disampaikan di sini tidak bermaksud mengajak atau mengintervensi segala macam keputusan investasi yang anda buat. DISCLAIMER selalu berlaku pada setiap artikel yang terdapat di blog ini. Selalu lakukan analisa anda sendiri sebelum membuat keputusan investasi. Untuk informasi lengkap mengenai WSKT silahkan kunjungi Website WSKT.


Model bisnis : konstruksi bangunan
Belakangan ini, saham - saham di bidang konstruksi bangunan sedang ramai diperbincangkan karena memang saat ini pemerintah sedang gencar melakukan pembangunan. Mulai dari pembangunan LRT, Jalan Tol, Pelabuhan, Bandara, dan sejenisnya yang membutuhkan perusahaan konstruksi bangunan sebagai kontraktor pembangunan, sehingga ini dapat meningkatkan pendapatan perusahaan yang bergerak di bidang tersebut. WSKT sebagai salah satu perusahaan konstruksi bangunan juga sedang mendapatkan proyek - proyek pembangunan dan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Jika kita melihat model bisnis WSKT yang bergerak di bidang konstruksi bangunan, kita tahu bahwa bisnis konstruksi bangunan ini merupakan bisnis yang dapat menghasilkan keuntungan besar. Kebutuhan pembangunan di Indonesia yang selalu meningkat tiap tahunnya menjanjikan prospek keuntungan yang besar. Karena Indonesia sebagai negara berkembang masih membutuhkan banyak pembangunan. Jadi, memang saham - saham di bidang konstruksi bangunan ini layak untuk diperhatikan karena prospek bisnisnya yang bagus.

Proyek Perluasan Ma'taf, Mekkah
Tetapi tentunya proses pembangunan di Indonesia tidaklah mudah dan murah. Berbagai macam kendala dapat menghambat proses pembangunan tersebut, terutama masalah soal pendanaan. Pembangunan infrastruktur tentunya membutuhkan dana yang besar, apalagi Presiden Jokowi mempunyai ambisi besar terhadap pembangunan di Indonesia. Dan ini menjadi salah satu penyebab kebanyakan perusahaan konstruksi bangunan memiliki hutang yang lumayan besar. WSKT juga memiliki kendala dalam hal pendanaan. Seperti yang diberitakan oleh CNN Indonesia, mereka berencana ingin melakukan divestasi ruas jalan tol Trans Jawa untuk memenuhi kebutuhan pendanaan proyek jalan tol lainnya sepanjang 1.260 Km.

Rencana divestasi tersbut juga mengalami kendala. Seperti yang diberitakan oleh Kontan, rencana divestasi ruas jalan tol harus tertunda karena belum ketemu kesepakatan yang pas antara pihak WSKT dengan pihak peminat saham ruas jalan tol. Hal ini membuat WSKT harus memikirkan rencana lain untuk mendivestasi ruas jalan tol tersebut atau rencana pendanaan lainnya. Kendala tersebut membuat investor khawatir pendanaan proyek WSKT akan terhambat dan ini membuat saham WSKT turun menjadi Rp. 1.890,- per saham pada penutupan hari kemarin (12/09). Ini menimbulkan pertanyaan,"apakah penurunan harga saham ini merupakan sebuah peluang untuk membeli perusahaan bagus di harga diskon?" kita akan membahas lebih lanjut bagaimana kinerja dan valuasi saham ini.

Manajemen
Soal manajemen perusahaan, WSKT yang merupakan perusahaan BUMN, bisa kita percaya kinerja manajemennya, namun juga terkadang kita tidak percaya terhadap BUMN karena ketidakpercayaan terhadap pemerintah. Tergantung apakah kita percaya terhadap pemerintah atau tidak. Jadi, secara umum kita percaya sekaligus khawatir terhadap kinerja manajemen yang merupakan bagian dari pemerintahan. Namun itu juga tergantung siapa orang yang sedang menjabat dalam posisi manajemen perusahaan WSKT dan apakah perusahaan memiliki setifikat dan/atau penghargaan yang merupakan bukti dari kemampuan manajemen dalam menjalankan perusahaan serta bagaimana strategi yang dijalankan oleh manajemen untuk memajukan perusahaan.

Merah Putih Bridge, Ambon
Posisi Komisaris Utama perusahaan saat ini dipegang oleh Badrodin Haiti yang baru diangkat menempati posisi tersebut pada 25 November 2016 melalui RUPSLB. Beliau merupakan mantan Kapolri (2015 - 2016) dan memiliki jabatan dan prestasi yang baik dalam kepolisian. Beliau memiliki rekam jejak dan reputasi yang baik. Komisaris Utama yang menjabat sebelumnya adalah Mohammad Hasan yang menjabat posisi tersebut sejak 8 Agustus 2012 sampai 25 November 2016. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Dirjen Sumber Daya Air, Kementrian Pekerjaan Umum, dan jabatan lainnya di Kementrian Pekerjaan Umum dan pemerintahan. Beliau memiliki gelar Sarjana Teknik Sipil dari ITB, Magister bidang Hydraulic Engineering dari IHE Delf University, dan Doktor bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan dari IPB. Lalu, Direktur Utama perusahaan adalah M. Choliq yang menjabat pada posisi tersebut sejak tahun 2008. Sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT. Adhi Karya dan jabatan lainnya di PT Adhi Karya. Beliau memiliki gelar Sarjana Teknin Sipil dari ITS Surabaya dan Magister Manajemen dari Sekolah Tinggi Manajemen Prasetya Mulya. Secara keseluruhan manajemen memiliki rekam jejak dan reputasi yang bagus.

Perusahaan memiliki beberapa sertifikasi yaitu, ISO 9001:2008 Sistem Manajemen Mutu, ISO 14001:2004 Sistem Manajemen Lingkungan, OHSAS 18001:2007 Sisem Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan Sertifikat Audit Sistem Manajemen Pengamanan Swakarsa. Perusahaan memperoleh penghargaan 50 Best  of The Best Company 2016 dari Majalah Forbes Indonesia, Top Performing Listed Companies 2016 dari Majalah Investor, Best Emiten dari Harian Bisnis Indonesia, Sustainable Responsible Investment dari Yayasan SRI Kehati, dan penghargaan lainnya. Sertifikat dan penghargaan tersebut merupakan bukti prestasi dari manajemen dalam mengelola perusahaan.

Perusahaan memiliki Visi : Menjadi perusahaan Indonesia terkemuka di bidang industri konstruksi, rekayasa, investasi infrastruktur, dan realty. Dalam usaha mencapai Visi tersebut, manajemen memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). RJPP perusahaan terdiri dari tiga tahapan dimana tahun 2014 perusahaan melakukan upaya pengembangan dan perencanaan, tahun 2015 - 2016 sebagai tahun realisasi atas RJPP dan tahun 2017 - 2019 sebagai tahun berkelanjutan atas program. RJPP berisi kebijakan, langkah strategis, dan sasaran yang ditetapkan perusahaan untuk mencapai Visi perusahaan.

Kelok 9 Flyover, Sumatera Barat
Secara keseluruhan, manajemen WSKT memiliki kinerja dan reputasi yang bagus dan dapat dipercaya. Untuk saat ini, usaha manajemen WSKT dalam mengatasi persoalan pendanaan juga akan menentukan apakah kinerja perusahaan ke depan akan lebih baik atau tidak. Pendanaan yang tidak terpenuhi secepatnya akan berdampak pada melambatnya kinerja perusahaan. Apabila perusahaan berhasil memenuhi pendanaan, itu merupakan hal bagus yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan.

Kinerja perusahaan
Tadi sudah dibahas bagaimana WSKT dari segi bisnis dan manajemen. Selanjutnya mari kita lihat bagaimana kinerja WSKT yag dilihat dari laporan keuangannya selama 6 tahun terakhir.


Pertumbuhan penjualan dan laba WSKT terlihat sangat bagus. Sejak tahun 2011 sampai 2016 rata - rata pertumbuhan penjualan WSKT sebesar 34,5% dan pertumbuhan labanya sebesar 77,7%. Pertumbuhan yang luar biasa terjadi pada tahun 2015 dan 2016 dimana pertumbuhan labanya mencapai 100% lebih. Ini tentu merupakan dampak dari gencarnya pemerintah melakukan berbagai macam pembangunan. Pertumbuhan laba pun cukup konsisten dengan tingkat konsistensi sebesar 84,6%. Ini merupakan hal bagus yang menunjukkan bahwa WSKT ini merupakan growth stock yang menarik.

Dan dari sisi profitabilitas, marjin yang dihasilkan WSKT termasuk kecil. Ini memang karena dari segi operasional bisnisnya itu sendiri yang memang memiliki marjin yang kecil. Tapi yang menarik adalah perusahaan terus meningkatkan efisiensi sehingga marjin terus mengalami peningkatan tiap tahun. Perusahaan juga menghasilkan ROE yang cukup baik dengan ROE rata - rata di atas 15% dan cukup konsisten.


Dari sisi likuiditas, WSKT memiliki Rasio Likuiditas yang kurang bagus. Rasio Lancar masih dibawah 2 yang artinya jumlah Aset Lancar perusahaan hanya lebih sedikit dari Liabilitas Lancar perusahaan. Ini mungkin penyebab dari permasalahan pendanaan. WSKT butuh dana untuk menjalankan proyek, namun uang kas atau pun aset lancar yang tersedia belum bisa memenuhi kebutuhan pendanaan sehingga mereka terus menambah hutang untuk memenuhi pendanaan.

Dari sisi hutang, WSKT pada saat ini terus menambah hutangnya, dari yang sebelumnya tingkat Hutang dibanding Ekuitas (DER) masih di bawah 1, sekarang DER-nya sudah lebih dari 2, yang artinya hutang perusahaan lebih besar 2 kali lipat dari ekuitas perusahaan. Mereka terus menambah hutang untuk menutupi kekurangan pendanaan. Ini bisa menjadi hal yang tidak bagus apabila perusahaan tidak dapat memaksimalkan laba yang dihasilkan. Tapi hutang tersebut juga bisa menjadi hal yang bagus apabila perusahaan dapat menghasilkan laba yang maksimal.

Secara keseluruhan, posisi keuangan WSKT berada pada posisi yang kurang aman karena dari kondisi likuiditas dan hutangnya yang kurang baik.

Hal peting lainnya adalah arus kas perusahaan.


Bisa dibilang, WSKT memiliki arus kas yang kurang baik. Arus kas dari aktivitas operasi selalu negatif sejak tahun 2011, hanya di tahun 2015 saja arus kasnya positif. Namun, WSKT selalu mengeluarkan belanja modal yang tidak sedikit. Ini juga berdampak pada terus bertambahnya hutang untuk memenuhi kebutuhan modal perusahaan.

Arus kas operasi yang selalu negatif, apalagi di tahun 2016 yang sampai minus sebesar 7 triliyun disebabkan karena perusahaan selalu mengerjakan banyak proyek namun pembayaran dari pelanggan tertunda. Karena seperti yang kita ketahui, proses pembangunan proyek - proyek yang dikerjakan WSKT merupakan proyek besar yang membutuhkan dana besar dan proses yang lama. Laba bersih yang dihasilkan WSKT tinggi namun uang kas yang diterima dari pelanggan masih kecil. Karena kebanyakan proyek yang dikerjakan WSKT itu adalah proyek pembangunan dari pemerintah.

Perkembangan di tahun 2017
Pada semester pertama di tahun 2017 ini, WSKT menghasilkan pertumbuhan laba yang tinggi. Laba bersihnya meningkat 90%. Ini memang disebabkan karena WSKT sedang menerima banyak pengerjaan proyek dan mendongkrak penjualan dan laba perusahaan. Namun belum banyak perubahan yang terjadi pada posisi keuangan dan arus kas perusahaan. Mungkin di tahun 2018 kondisi keuangan dan arus kas perusahaan akan membaik apabila penerimaan arus kas dari pelanggan membaik.

Pembagian dividen
Sejak IPO-nya di tahun 2012, WSKT selalu membagikan dividen dengan rasio pembayaran antara 20% - 30% dari laba bersih. Perusahaan BUMN biasanya memang selalu rajin dalam membagikan dividen karena untuk memenuhi kebutuhan APBN pemerintah. Perusahaan melakukan ekspansi besar - besaran tetapi tetap membagikan dividen.

Pembagian dividen ini bisa merupakan hal yang bagus karena investor menerima pembagian keuntungan dari perusahaan. Tetapi ini juga merupakan hal yang kurang bagus, karena perusahaan yang sedang dalam tahap ekspansi membutuhkan dana besar untuk memenuhi kebutuhan ekspansi. Apabila WSKT tidak membagikan dividen dan menahan laba untuk ekspansi, ini bisa menutupi kekurangan pendanaan yang menjadi permasalahan perusahaan saat ini. Atau setidaknya hutang yang dicari untuk memenuhi pendanaan perusahaan bisa diminimalkan.

Valuasi
Saatnya masuk ke bagian valuasi. Bagian ini merupakan bagian terpenting dalam value investing namun tidak begitu penting pada growth investing. Jika kita lihat, WSKT dengan pertumbuhan yang sangat tinggi ini termasuk dalam kategori growth stock, sehingga valuasi bukan merupakan hal yang paling utama. Tapi mari kita lihat, apakah WSKT ini memiliki valuasi yang murah dan memiliki Margin of Safety (MoS) yang cukup? Merupakan hal yang bagus apabila kita memiliki growth stock yang memiliki MoS yang cukup.


Dalam asumsi normal dan pesimis, pada valuasi DCF tidak terdapat MoS yang cukup, di harga yang sekarang Rp. 1.890,- per saham, WSKT berada pada harga wajarnya. Namun dalam asumsi optimis, valuasi DCF menunjukkan bahwa harga saham WSKT masih di bawah harga wajarnya dan memiliki MoS yang cukup. Dilihat dari formula Graham, harga saham WSKT termasuk murah dan dari rasio PEG yang sebesar 0,26 juga menunjukkan harga saham WSKT yang masih tergolong murah.

Berdasarkan valuasi Clean Surplus Accounting, harga saham WSKT saat ini termasuk murah. Dengan asumsi fair, potensi kenaikan harga sebesar 130% dalam waktu 5 tahun dan 515% dalam waktu 10 tahun. Ini karena WSKT memiliki ROE yang cukup tinggi dan rata - rata PER yang juga tinggi. WSKT bisa meraih kenaikan harga tersebut apabila di tahun - tahun mendatang ROE mencapai 26% dan PER sebesar 22.

Rumus sakti
WSKT memiliki perhitungan yang kurang bagus jika dihitung dengan rumus sakti. Earning's Yield (EY) WSKT sebesar 9,6%. Ini masih di atas bunga deposito, tetapi belum masuk dalam kelompok peringkat teratas. Dan Return on Capital (ROC) WSKT sebesar 12%. Ini juga di atas bunga deposito tetapi masih belum termasuk peringkat teratas. Dari peringkat berdasarkan rumus sakti yang saya buat yang terdiri dari saham - saham yang sudah saya analisa, WSKT ini termasuk dalam kelompok menengah. Jadi, saham ini termasuk lumayan berdasarkan perhitungan rumus sakti.

Kesimpulan
Jadi, kesimpulannya adalah sebagai berikut.

  1. Model bisnis yang menguntungkan dengan prospek yang bagus dari proyek pembangunan yang terus meningkat. Namun, juga memiliki kelemahan pada pendanaan yang masih kurang lancar.
  2. Perusahaan memiliki Visi, Misi, dan Strategi yang bagus melalui RKAP dan RJPP yang dirancang untuk memajukan perusahaan. Manajemen mempunyai kinerja dan reputasi yang bagus, memiliki sertifikasi dan berbagai macam penghargaan yang baik.
  3. Pertumbuhan laba sangat tinggi, marjin kecil namun selalu meningkat setiap tahun. Posisi keuangan dan arus kas tergolong belum cukup baik.
  4. Perusahaan membagikan dividen 20% - 30% dari laba bersih di tengah ekpansi besar - besaran. Ini bisa jadi merupakan hal yang kurang bagus karena seharusnya perusahaan menahan laba untuk memenuhi kebutuhan ekspansi. Namun, bisa menjadi hal yang bagus apabila perusahaan dapat memperbaiki kondisi keuangan dan arus kas perusahaan.
  5. Perusahaan berada pada tingkat menengah berdasarkan rumus sakti.
Seperti itulah analisa fundamental WSKT. Saya belum memiliki saham ini, namun saham ini cukup menarik untuk dimasukkan ke dalam portofolio. Ini merupakan saham growth stock yang bagus dan juga harganya lumayan murah, walaupun tidak terlalu murah, tapi untuk ukuran growth stock yang memiliki pertumbuhan yang tinggi, valuasi di harga sekarang tergolong murah.

Silahkan ambil keputusan sesuai dengan keyakinan masing - masing. Semoga bermanfaat. Apabila anda ingin menyampaikan pendapat, silahkan untuk mengisi kolom komentar atau menghubungi kontak saya yang berada pada pojok kanan atas blog ini.

Terima kasih.

No comments

Powered by Blogger.